Good testing starts with good planning.

Testing yang efektif tidak dimulai saat test case dijalankan.

Dalam CTAL-TM – The Test Process, Part 1: Test Planning Activities, kita membahas bagaimana Test Manager mempersiapkan aktivitas testing sejak awal.

Test planning mencakup beberapa aktivitas utama:

• Understand the Context & Organize Test Planning — memahami test policy, organizational test strategy, scope of testing, dan test item, serta mengorganisasi proses penyusunan Test Plan.

• Identify & Analyze Product Risks — mengidentifikasi dan menganalisis product risks untuk memahami risiko yang mungkin terjadi, termasuk risk impact dan risk likelihood, sehingga testing dapat diprioritaskan dengan tepat.

• Identify Risk Treatment Approaches — menentukan pendekatan penanganan risiko, seperti preventive actions, corrective actions, dan mitigating actions.

• Define the Test Approach — menentukan test approach berdasarkan organizational test strategy, standar/regulasi yang relevan, batasan proyek, dan risk treatment approaches.

• Establish the Test Plan — mengestimasi dan mengalokasikan test resources, termasuk test staff, test tools, test environments, dan test data, kemudian menyusun Test Plan yang disepakati oleh seluruh stakeholder.

Test planning sebaiknya dimulai sedini mungkin dan terus diperbarui seiring perkembangan proyek.

📌 Key takeaway: Test Planning bukan sekadar menyusun jadwal testing. Perencanaan yang baik membantu memastikan tujuan, risiko, strategi, sumber daya, dan aktivitas testing telah dipersiapkan sebelum proses testing dimulai.

CTAL-TM Series — Part 1: Test Planning Activities Indonesia Software Testing Board (IDSTB)

Jangan lewatkan seri berikutnya! Follow IDSTB untuk konten CTAL-TM lainnya.